Bupati Merauke Sebut Mentan Bikin Petani Makin Terhormat

By Admin

Foto: Dokumentasi Biro Humas Kementan  

nusakini.com - Bupati Merauke, Fredrikus Gebze mengakui jika selama 72 tahun sejarah Indonesia berdiri, baru hari ini sejarah dicetak karena Maluku berhasil mengekspor beras ke Papua Nugini

Menurut dia, jika di bawah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Infrastruktur dasar pertanian di Merauke telah mengalami kemajuan berkat teknologi mekanisasi yang digunakan petani. 

"Sebab, selama 30 tahun petani penjemur padi di jalan tetapi kini sudah memiliki alat teknologi canggih dalam penjemuran dan pengeringan. Sekarang pas menterinya pak Amran petani di Merauke derajatnya makin terhormat dan banyak yang jadi ahli petani," jelas Fredrikus usai melakukan panen padi hasil sistem jajar legowo super sekaligus penanaman padi di Kampung Nggutibob, Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua, Senin (12/2/2017). 

Luas lahan sawah dan lahan kering di Merauke, tambah dia, saat ini ada sebanyak 64 ribu hektar yang sudah ditanami padi. Adapun produksi beras di Merauke 110 ribu ton/tahun sementara kebutuhan hanya 25 ribu ton/ha.  

"Dengan demikian produksi beras di Merauke Surplus. Selain di ekspor, beras dari Merauke selama ini rutin memasok kebutuhan di kabupaten Mapi, Bovebdigul, Mimika, Asmat dan Jaya Pura," ungkap Fredrikus. 

Atas dasar itu, Frdrikus menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya pada Mentan dan juga unsur TNI yang banyak berperan membuka lahan baru di Merauke. 

"Yang pasti kita akam tingkatkan koordinaai dengan menteri pertanian dan juga TNI agar standar dan target kita terus meningkat," demikian Fredrikus. (p/mk)